Tabung filter FRP menjadi salah satu komponen yang banyak digunakan pada sistem pengolahan air karena praktis, tahan terhadap korosi, dan tersedia dalam berbagai ukuran. Produk ini dapat ditemukan pada instalasi filter air rumah, hotel, restoran, gedung, fasilitas komersial, hingga sistem Water Treatment untuk kebutuhan industri. Karena itu, memahami cara memilih tabung filter air FRP akan membantu Anda mendapatkan sistem filtrasi yang lebih efektif, ekonomis, dan sesuai dengan kebutuhan penggunaan.
Namun memilih tabung FRP tidak sebaiknya hanya berdasarkan harga atau ukuran yang terlihat paling besar. Diameter tabung, tinggi vessel, debit air, jenis media filter, kebutuhan backwash, tekanan operasi, dan jenis valve perlu dipertimbangkan sebagai satu sistem.
Kesalahan memilih ukuran dapat menyebabkan air melewati media terlalu cepat, waktu kontak menjadi pendek, backwash tidak efektif, atau justru membuat investasi menjadi lebih besar dari yang diperlukan.
Apa Itu Tabung Filter Air FRP?
Sebelum menentukan ukuran, penting untuk memahami fungsi tabung FRP di dalam sistem filter air. Tabung ini bukan sekadar wadah media, melainkan pressure vessel yang bekerja dalam kondisi bertekanan ketika air dipompa melewati lapisan media filtrasi.
FRP merupakan singkatan dari Fiberglass Reinforced Plastic, yaitu material komposit yang diperkuat serat fiberglass. Material ini banyak digunakan pada Water Treatment karena relatif ringan dan tidak mengalami korosi seperti material logam biasa.
Estimated reading time: 17 menit
Daftar isi
- Apa Itu Tabung Filter Air FRP?
- Fungsi Tabung FRP pada Sistem Filter Air
- Memahami Kode Ukuran Tabung Filter Air FRP
- Cara Memilih Tabung Filter Air FRP Berdasarkan Debit
- Cara Memilih Tabung FRP Berdasarkan Media Filter
- Pentingnya Freeboard di Dalam Tabung FRP
- Cara Memilih Tabung Filter Air FRP yang Tepat
- Memilih Valve untuk Tabung Filter Air FRP
- Cara Memilih Tabung Filter Air FRP untuk Rumah
- Cara Memilih Tabung FRP untuk Gedung dan Komersial
- Cara Memilih Tabung FRP untuk Industri
- Kesalahan Umum Saat Membeli Tabung Filter FRP
- Contoh Perhitungan Sederhana Pemilihan Tabung FRP
- Kapan FRP 1054 Cocok Digunakan?
- Konsultasi Pemilihan Tabung Filter Air FRP
- FAQ Cara Memilih Tabung Filter Air FRP

Fungsi Tabung FRP pada Sistem Filter Air
Tabung FRP berfungsi sebagai tempat media filter seperti pasir silika, zeolit, karbon aktif, manganese media, anthracite, maupun resin.
Air masuk melalui sistem valve dan distributor, kemudian mengalir melewati lapisan media. Kontaminan tertentu akan ditahan, disaring, diadsorpsi, atau diproses sesuai karakteristik media yang digunakan.
Setelah proses filtrasi berlangsung dalam periode tertentu, media perlu dibersihkan melalui proses backwash agar kotoran yang tertahan dapat dikeluarkan.
Mengapa Banyak Sistem Water Treatment Menggunakan FRP?
Salah satu keuntungan FRP adalah materialnya relatif tahan terhadap lingkungan lembap dan tidak membutuhkan pengecatan rutin untuk mengatasi karat.
Bobotnya juga lebih ringan sehingga pemasangan dan pemindahan lebih mudah dibandingkan pressure vessel baja dengan kapasitas serupa.
Selain itu, pilihan ukurannya cukup banyak sehingga pengguna dapat menyesuaikan tabung dengan sistem rumah tangga maupun instalasi komersial dan industri.
Tabung filter yang tepat bukan tabung yang paling besar, melainkan tabung yang sesuai dengan debit, media, proses filtrasi, dan kebutuhan backwash.
Memahami Kode Ukuran Tabung Filter Air FRP
Pada saat mencari produk, Anda akan menemukan kode seperti 1054, 1252, 1354, 1465, dan berbagai ukuran lainnya. Memahami kode tersebut menjadi bagian penting dalam cara memilih tabung filter air FRP.
Kode ukuran umumnya menggambarkan diameter dan tinggi nominal tabung dalam satuan inci. Namun ukuran aktual dapat sedikit berbeda tergantung produsen.
Apa Arti FRP 1054 dan 1354 ?
Pada FRP 1054, angka 10 menunjukkan diameter nominal sekitar 10 inch, sedangkan angka 54 menunjukkan tinggi nominal sekitar 54 inch.
Dengan demikian, tabung 1054 mempunyai bentuk yang relatif ramping dan banyak digunakan pada filter air skala rumah, usaha, atau aplikasi dengan debit yang sesuai.
Begitu Juga Dengan Kode kode 1353, Berarti Tabung filter air memiliki diameter 13 inch dan tinggi 54 inch
Jika Anda sedang mencari produk ukuran tersebut, Anda Dapat Langsung Ke Produk Kami Pada Link
Tabung Filter Air 1354 Untuk Filter dan Demin Water
Apakah Kode yang Lebih Besar Berarti Lebih Bagus?
Tidak selalu.
Tabung yang lebih besar mempunyai luas penampang dan volume media lebih besar. Namun jika kebutuhan debit air kecil, penggunaan vessel yang terlalu besar dapat membuat investasi lebih tinggi tanpa memberikan manfaat yang sebanding.
Sebaliknya, memasukkan debit besar ke dalam tabung kecil dapat meningkatkan kecepatan filtrasi secara berlebihan.
Karena itu, ukuran tabung harus dipilih berdasarkan kebutuhan sistem, bukan sekadar asumsi bahwa ukuran lebih besar selalu lebih baik.
Cara Memilih Tabung Filter Air FRP Berdasarkan Debit
Debit merupakan salah satu parameter terpenting dalam pemilihan pressure filter. Debit menunjukkan berapa banyak air yang harus diproses dalam periode tertentu.
Untuk sistem rumah tinggal, debit biasanya jauh lebih kecil dibandingkan hotel, rumah sakit, apartemen, pabrik, atau fasilitas komersial.
Tentukan Kebutuhan Air per Jam
Sebaiknya gunakan kebutuhan debit puncak, bukan hanya kebutuhan air harian.
Sebagai contoh, kebutuhan 10 m³ per hari belum cukup untuk menentukan tabung. Jika seluruh air diproses hanya selama 5 jam, maka debit pengolahan menjadi:
10 m³ ÷ 5 jam = 2 m³/jam
Nilai inilah yang lebih relevan untuk menentukan ukuran filter, pompa, pipa, dan valve.
Perhatikan Kecepatan Filtrasi
Secara sederhana, kecepatan filtrasi dapat dihitung dari:
Kecepatan filtrasi = Debit ÷ Luas permukaan tabung
Semakin kecil diameter tabung pada debit yang sama, semakin tinggi kecepatan air melewati media.
Kecepatan yang terlalu tinggi dapat mengurangi efektivitas proses tertentu. Namun kecepatan ideal juga berbeda untuk setiap jenis media.
Karena itu, kapasitas tabung tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan klaim “berapa m³/jam” tanpa mengetahui media yang akan digunakan.
Tabung filter FRP yang tepat bukan yang paling besar, tetapi yang paling sesuai dengan debit air, jenis media, kebutuhan backwash, dan tujuan pengolahan.
S-Pure Indonesia – Panduan Water Treatment
Cara Memilih Tabung FRP Berdasarkan Media Filter
Jenis media mempunyai karakteristik berbeda. Sand filter, carbon filter, manganese filter, dan softener tidak bekerja dengan prinsip yang persis sama.
Oleh sebab itu, pemilihan tabung harus mempertimbangkan jenis dan volume media serta proses yang ingin dicapai.
FRP untuk Pasir Silika
Pasir silika banyak digunakan untuk membantu menyaring kekeruhan dan partikel tersuspensi.
Saat digunakan sebagai sand filter, tabung perlu menyediakan kedalaman media yang cukup dan ruang kosong di bagian atas untuk ekspansi media ketika backwash.
Jika tabung diisi terlalu penuh, media dapat terbawa keluar atau proses pencuciannya tidak berjalan optimal.
FRP untuk Karbon Aktif
Karbon aktif bekerja terutama melalui proses adsorpsi. Karena itu, waktu kontak antara air dengan karbon menjadi salah satu faktor penting.
Mengalirkan air terlalu cepat melalui tabung karbon dapat mengurangi waktu kontak.
Untuk aplikasi tertentu, ukuran carbon filter bahkan dapat berbeda dari ukuran sand filter meskipun debit airnya sama.
FRP untuk Zeolit dan Manganese Media
Zeolit dan manganese media digunakan untuk aplikasi tertentu dalam pengolahan air.
Pada pengolahan besi atau mangan, efektivitas sistem tidak hanya ditentukan oleh volume media. Kondisi pH, proses oksidasi, kualitas air baku, serta karakteristik media juga ikut berpengaruh.
Karena itu, jangan memilih tabung hanya berdasarkan asumsi bahwa semakin banyak media berarti hasil otomatis semakin baik.
FRP untuk Resin Softener
Pada water softener, tabung diisi resin pertukaran ion.
Sistem ini membutuhkan proses regenerasi menggunakan larutan garam dan valve dengan siklus operasi yang sesuai.
Karena itu, pada softener, pemilihan tabung, volume resin, brine tank, dan automatic control valve sebaiknya dihitung sebagai satu sistem.
Pentingnya Freeboard di Dalam Tabung FRP
Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah mengisi tabung dengan media hingga terlalu penuh. Padahal bagian atas tabung perlu menyediakan ruang bebas atau freeboard.
Freeboard bukan ruang yang terbuang. Bagian tersebut mempunyai fungsi penting ketika filter menjalankan proses backwash.
Media Akan Mengembang Saat Backwash
Pada proses backwash, arah aliran dibalik sehingga media terangkat dan mengembang.
Tujuannya agar kotoran yang tertahan di antara butiran media dapat terlepas dan keluar melalui saluran pembuangan.
Jika ruang ekspansi tidak tersedia, media dapat menekan distributor, masuk ke valve, atau bahkan ikut keluar bersama aliran backwash.
Setiap Media Memiliki Ekspansi Berbeda
Pasir silika, karbon aktif, zeolit, dan resin mempunyai densitas serta karakteristik ekspansi berbeda.
Itulah sebabnya volume media tidak boleh ditentukan menggunakan satu angka yang sama untuk seluruh jenis filter.
Gunakan data teknis media jika tersedia agar kedalaman media dan freeboard dapat ditentukan lebih akurat.
Cara Memilih Tabung Filter Air FRP yang Tepat
Waktu yang dibutuhkan: 20 menit
Panduan praktis memilih Tabung Filter Air FRP berdasarkan kebutuhan debit, kualitas air, jenis media filter, ukuran vessel, valve, dan kebutuhan backwash untuk rumah, gedung, komersial, maupun industri.
Yang perlu disiapkan: data kebutuhan debit air, informasi sumber air, hasil uji laboratorium jika tersedia, jenis media filter yang akan digunakan, serta data kapasitas pompa.
- Tentukan Sumber dan Kondisi Air
Identifikasi terlebih dahulu apakah air berasal dari sumur bor, air tanah, PDAM, air permukaan, atau sumber lainnya. Perhatikan masalah yang muncul seperti air keruh, berwarna kuning, berbau, mengandung besi, mangan, atau hardness tinggi.
Jika sistem digunakan untuk kebutuhan komersial atau industri, hasil analisis laboratorium sangat membantu dalam menentukan proses pengolahan yang tepat. - Hitung Kebutuhan Debit Air
Tentukan berapa debit air yang harus diproses setiap jam. Jangan hanya menggunakan kebutuhan air harian.
Sebagai contoh, apabila kebutuhan air adalah 12 m³/hari dan sistem filter beroperasi selama 6 jam/hari, maka kebutuhan debit pengolahan:
12 m³ ÷ 6 jam = 2 m³/jam
Debit tersebut menjadi salah satu dasar dalam memilih diameter tabung FRP. - Tentukan Tujuan Filtrasi
Tentukan fungsi utama filter sebelum memilih ukuran tabung.
Sebagai contoh, filter dapat digunakan sebagai:
sand filter,
carbon filter,
zeolite filter,
manganese filter,
water softener.
Jenis proses akan memengaruhi media, volume media, waktu kontak, serta kebutuhan backwash. - Pilih Jenis Media Filter
Sesuaikan media dengan permasalahan air.
Pasir silika dapat digunakan sebagai bagian dari proses penyaringan partikel, karbon aktif untuk proses adsorpsi tertentu, sedangkan zeolit atau manganese media dapat digunakan pada aplikasi tertentu sesuai karakteristik air.
Jangan mencampurkan banyak media hanya karena ingin mendapatkan fungsi sebanyak mungkin. Setiap media mempunyai karakteristik proses dan kebutuhan backwash yang berbeda. - Tentukan Ukuran Tabung Filter Air FRP
Setelah debit dan media diketahui, tentukan diameter serta tinggi vessel yang sesuai.
Kode FRP seperti 1054, 1252, 1354, 1465, dan ukuran lainnya umumnya merujuk pada diameter dan tinggi nominal dalam satuan inch.
Sebagai contoh:
FRP 1354 = diameter nominal sekitar 13 inch × tinggi nominal sekitar 54 inch.
Pemilihan akhir tetap harus mempertimbangkan debit dan karakteristik media.Setelah debit dan media diketahui, tentukan diameter serta tinggi vessel yang sesuai.
Kode FRP seperti 1054, 1252, 1354, 1465, dan ukuran lainnya umumnya merujuk pada diameter dan tinggi nominal dalam satuan inch.
Sebagai contoh:
FRP 1354 = diameter nominal sekitar 13 inch × tinggi nominal sekitar 54 inch.
Pemilihan akhir tetap harus mempertimbangkan debit dan karakteristik media. - Periksa Kecepatan Filtrasi
Periksa apakah debit air sesuai dengan luas penampang tabung.
Rumus sederhananya:
Kecepatan filtrasi = Debit air ÷ Luas penampang tabung
Luas penampang dapat dihitung dengan:
A = π × D² ÷ 4
Jangan memaksakan debit terlalu besar ke tabung kecil karena kecepatan air melalui media dapat menjadi terlalu tinggi. - Sisakan Ruang untuk Backwash
angan mengisi tabung FRP penuh dengan media.
Sisakan freeboard pada bagian atas tabung agar media mempunyai ruang untuk mengembang ketika proses backwash dilakukan.
Jumlah ruang kosong yang dibutuhkan berbeda menurut jenis media. Karena itu, gunakan data teknis media apabila tersedia. - Pilih Manual Valve atau Automatic Valve
Tentukan sistem valve sesuai kebutuhan operasional.
Manual valve cocok untuk sistem sederhana yang masih memungkinkan operator melakukan backwash secara manual.
Automatic valve lebih praktis untuk instalasi yang membutuhkan proses service dan backwash secara terjadwal.
Pastikan kapasitas aliran valve sesuai dengan debit sistem. - Pastikan Pompa Mencukupi untuk Service dan Backwash
Pompa tidak hanya harus mampu memenuhi debit saat filtrasi normal, tetapi juga harus mampu menyediakan debit dan tekanan yang dibutuhkan ketika backwash.
Backwash yang terlalu lemah dapat menyebabkan kotoran tetap tertahan di dalam media sehingga performa filter terus menurun. - Cocokkan Ukuran dengan Kebutuhan Aktual
Setelah semua data diperoleh, bandingkan pilihan ukuran tabung dengan kebutuhan aktual sistem.
Jangan otomatis memilih tabung paling besar ataupun paling murah.
Pilihan terbaik adalah ukuran yang mampu memberikan kecepatan filtrasi, volume media, waktu kontak, dan proses backwash yang sesuai.
Memilih Valve untuk Tabung Filter Air FRP
Setelah ukuran tabung ditentukan, valve menjadi komponen berikutnya yang perlu diperhatikan. Valve bertugas mengatur arah aliran ketika sistem menjalankan service, backwash, rinse, atau regenerasi.
Pemilihan valve yang terlalu kecil juga dapat menjadi bottleneck meskipun ukuran tabung sudah benar.
Manual Valve
Manual valve cocok untuk sistem sederhana dan biaya investasi yang lebih ekonomis.
Operator perlu memindahkan posisi valve secara manual saat melakukan backwash dan rinse.
Pilihan ini masih banyak digunakan pada filter air rumah maupun instalasi sederhana yang mudah dioperasikan.
Automatic Control Valve
Automatic valve lebih praktis karena proses backwash dapat diprogram berdasarkan waktu atau parameter yang didukung controller.
Sistem ini cocok untuk hotel, gedung, komersial, dan fasilitas yang membutuhkan operasi lebih konsisten.
Namun kapasitas aliran control valve harus tetap sesuai dengan debit service dan kebutuhan backwash.
Cara Memilih Tabung Filter Air FRP untuk Rumah
Kebutuhan filter rumah biasanya berkaitan dengan air sumur atau air tanah yang digunakan untuk mandi, mencuci, sanitasi, dan kebutuhan sehari-hari.
Masalah yang umum ditemui antara lain kekeruhan, warna kekuningan, bau, kandungan besi, atau mangan.
Jangan Langsung Menentukan Ukuran Sebelum Mengetahui Masalah Air
Satu rumah dapat menggunakan FRP 1054, sementara rumah lain membutuhkan konfigurasi berbeda meskipun jumlah penghuninya hampir sama.
Perbedaannya dapat terjadi karena kualitas air, tekanan pompa, kebutuhan debit, jenis media, dan jumlah tahapan filtrasi.
Untuk rumah dengan masalah lebih kompleks, dua atau tiga tabung dengan fungsi berbeda terkadang lebih efektif dibandingkan mencampurkan seluruh media ke dalam satu vessel.
Cara Memilih Tabung FRP untuk Gedung dan Komersial
Gedung, hotel, restoran, sekolah, apartemen, dan fasilitas komersial biasanya mempunyai pola pemakaian yang berbeda dari rumah tinggal.
Debit puncak dapat terjadi pada jam-jam tertentu sehingga filter harus mampu memenuhi kebutuhan tanpa menyebabkan penurunan tekanan yang berlebihan.
Pertimbangkan Operasi Bergantian
Pada fasilitas yang tidak boleh mengalami gangguan suplai air, penggunaan lebih dari satu unit filter dapat dipertimbangkan.
Konfigurasi paralel memberikan fleksibilitas saat salah satu filter sedang dilakukan backwash atau maintenance.
Pendekatan seperti ini juga dapat membantu distribusi debit pada sistem yang lebih besar.
Cara Memilih Tabung FRP untuk Industri
Pada industri, pemilihan tabung perlu dilakukan lebih terukur karena air dapat digunakan sebagai air proses, utility, boiler feed pretreatment, cooling system, hingga kebutuhan produksi.
Data laboratorium dan debit operasi menjadi sangat penting.
Kualitas Air Menentukan Konfigurasi
Air dengan Fe tinggi, hardness tinggi, turbidity tinggi, dan kandungan organik tentu membutuhkan pendekatan yang berbeda.
Pada instalasi industri, pressure filter biasanya menjadi bagian dari rangkaian proses yang lebih panjang, misalnya pretreatment sebelum softener, ultrafiltration, atau reverse osmosis.
Karena itu, memilih tabung hanya berdasarkan ukuran fisik sangat tidak disarankan.
Kesalahan Umum Saat Membeli Tabung Filter FRP
Banyak masalah pada sistem filter sebenarnya bukan berasal dari kualitas tabung, tetapi dari kesalahan pemilihan dan pemasangan.
Salah satu kesalahan yang umum adalah menggunakan tabung kecil untuk debit pompa yang terlalu besar. Kesalahan lain adalah memasukkan terlalu banyak media agar dianggap mempunyai kemampuan filtrasi lebih tinggi.
Menganggap Satu Tabung Bisa Mengatasi Semua Masalah
Mencampurkan pasir silika, zeolit, manganese, karbon aktif, dan berbagai media lain ke dalam satu tabung memang terlihat praktis.
Namun masing-masing media mempunyai fungsi, densitas, kebutuhan backwash, dan waktu kontak berbeda.
Dalam banyak aplikasi, membagi proses menjadi beberapa tahapan memberikan kontrol yang lebih baik.
Tidak Memperhitungkan Backwash
Filter tidak hanya bekerja saat mode service.
Sistem juga harus mempunyai debit dan tekanan yang cukup ketika menjalankan backwash.
Filter yang terlihat bekerja baik selama beberapa hari dapat mengalami penurunan debit jika media tidak pernah dibersihkan secara efektif.
Contoh Perhitungan Sederhana Pemilihan Tabung FRP
Misalnya sebuah sistem membutuhkan pengolahan 0,5 m³/jam.
FRP 1054 mempunyai diameter nominal sekitar 10 inch atau sekitar 0,254 meter. Luas penampang sederhananya:
A = π × D² ÷ 4
Sehingga:
A ≈ 3,14 × 0,254² ÷ 4 ≈ 0,051 m²
Jika debit 0,5 m³/jam:
Kecepatan filtrasi ≈ 0,5 ÷ 0,051 = 9,8 m/jam
Nilai tersebut kemudian harus dibandingkan dengan rekomendasi kecepatan filtrasi dari media yang digunakan.
Contoh ini menunjukkan mengapa label “FRP 1054” saja belum cukup untuk menentukan kapasitas sistem.
Jika debit dinaikkan menjadi 1 m³/jam pada diameter yang sama, kecepatannya menjadi hampir dua kali lipat.
Kapan FRP 1054 Cocok Digunakan?
FRP 1054 merupakan salah satu ukuran populer karena dimensinya relatif ringkas dan dapat digunakan dalam berbagai konfigurasi filtrasi.
Namun penggunaannya tetap bergantung pada debit dan jenis media.
Cocok untuk Sistem dengan Debit yang Sesuai
FRP 1054 dapat digunakan sebagai sand filter, carbon filter, zeolite filter, atau aplikasi media tertentu selama desain hidroliknya sesuai.
Untuk kebutuhan lebih besar, ukuran tabung juga harus ditingkatkan atau beberapa unit dapat dikonfigurasi secara paralel.
Jika Anda sedang mencari ukuran ini, lihat:
Tabung Filter Air FRP 1054 – Pressure Filter Water Treatment
Konsultasi Pemilihan Tabung Filter Air FRP
Menentukan cara memilih tabung filter air FRP yang benar membutuhkan informasi debit, kualitas air, jenis media, tekanan pompa, dan kebutuhan operasional.
S-Pure Indonesia menyediakan berbagai kebutuhan Water Treatment seperti tabung FRP, manual valve, automatic valve, pasir silika, karbon aktif, zeolit, manganese media, resin, pompa, serta peralatan filter air lainnya.
Belum Tahu Ukuran FRP yang Dibutuhkan?
Kirimkan informasi sumber air, hasil laboratorium jika tersedia, kebutuhan debit, serta tujuan penggunaan air. Tim S-Pure Indonesia dapat membantu memberikan rekomendasi awal untuk konfigurasi tabung dan media filter.
FAQ Cara Memilih Tabung Filter Air FRP
Pemilihan Tabung Filter Air FRP sebaiknya berdasarkan debit air, jenis media filter, kualitas air baku, kapasitas pompa, kebutuhan backwash, dan jenis valve. Jangan memilih ukuran hanya berdasarkan harga atau jumlah media yang dapat dimasukkan.
Kode ukuran tabung FRP umumnya menunjukkan diameter dan tinggi nominal dalam satuan inch. Contohnya, FRP 1354 berarti diameter nominal sekitar 13 inch dan tinggi sekitar 54 inch.
FRP 1354 memiliki diameter dan kapasitas media lebih besar dibanding FRP 1054. Namun ukuran yang lebih besar belum tentu lebih baik karena pemilihannya tetap harus disesuaikan dengan debit dan kebutuhan filtrasi.
Kapasitas debit FRP 1354 bergantung pada jenis media, kecepatan filtrasi, valve, tekanan pompa, dan kebutuhan backwash. Karena itu, debit sebaiknya dihitung berdasarkan desain sistem, bukan hanya berdasarkan ukuran tabung.
Tabung FRP dapat digunakan untuk pasir silika, karbon aktif, zeolit, manganese media, anthracite, maupun resin softener. Jenis media dipilih sesuai masalah air dan tujuan pengolahan.
Manual valve cocok untuk sistem sederhana dan lebih ekonomis, sedangkan automatic valve lebih praktis karena proses backwash dapat dijadwalkan otomatis. Pemilihannya bergantung pada kebutuhan operasional dan kapasitas sistem.
Pilih Tabung Filter Air FRP yang sesuai Dengan Aplikasi Water Treatment Anda
Pemilihan Tabung Filter Air FRP sebaiknya mempertimbangkan debit air, jenis media, ukuran vessel, kebutuhan backwash, kapasitas pompa, dan jenis valve. FRP 1054, 1354, maupun ukuran lainnya tidak dapat dipilih hanya berdasarkan ukuran fisik. Sistem yang tepat adalah sistem yang sesuai dengan kualitas air dan kebutuhan proses Water Treatment. Baca Artikel Lainnya

